Renungan - Tema: Roh Kudus menjadikan kita Saksi dan Pelayan Kristus Bacaan 1 : Kisah Para Rasul 1:1-11 Bacaan 2 : Efesus 1:15-23 1. Limaratus tahun yang lalu, dimulai dengan kesadaran diri manusia, bahwa ia adalah mahkluk yang cerdas, otonom sebagai subyek berfikir mandiri, tidak lagi dikuasai oleh pikiran dongeng, klenik, mitos
-
Nana Berkunjung ke Kota Shorts TayoBahasaIndonesia
-
Beruang Putih Kutub Oddbods Kartun Lucu OddbodsIndonesia AUKartun Anak shorts
-
GKJW Feeds is collection of rss atom and last updates news about GKJW Updated every day
-
which one is your favorite
-
AUA OnuO Shorts N OEOEAoi
-
LIVE Keajaiban Sulap Kerajinan Ratu Elsa Rumah Mini DIY dan Riasan Seru
-
Bambang Noorsena is live KONTROVERSI SALAM LINTAS AGAMA
-
Dongeng Bahasa Indonesia Kue Bolu Spesial untuk Piknik Oki Nirmala

2. Kemurnian Hati untuk Mengasihi Tuhan dan SesamaKemurnian Hati untuk Mengasihi Tuhan dan Sesama
Renungan - Bacaan : Matius 5: 21-37 Saudara-saudara yang diaksihi oleh Tuhan Yesus, Ketika sedang berada di tempat umum, pastinya kita pernah menemui ada kalimat-kalimat peringatan yang di tempel di tembok maupun pintu masuk untuk menunjukkan suatu larangan tertentu. Misalnya saja, ketika kita sedang melewati jembatan yang dialiri sungai deras dan bersih

3. Racikan Sedasa Prakawis – C.L. Coolen nan Unik – Bagian 3Racikan Sedasa Prakawis – C.L. Coolen nan Unik – Bagian 3
Artikel - Racikan Sedasa Prakawis - C.L. Coolen nan Unik - Bagian 3 Satu lagi ajaran yg harus dihafalkan para murid ilmu Toya Wening (kekristenan Jawa versi Coolen) di Ngoro sekitar 1835 menurut Magnalia Dei (karya Allah yang agung), yaitu Racikan Sedasa Prakawis, terjemahan basa Jawa oleh Coolen dari Sepuluh Hukum
