Makhluk Halus kah?



makhluk halus kah, Gerakan Warga GKJW, GKJW.org

Kemarin siang, saya berkesempatan membantu seorang klien wanita yang mengalami masalah trauma dalam menjalin hubungan dengan seorang laki-laki. Hal ini menjadi sebuah pola berulang hingga terjadi 4x hubungan dengan laki-laki yang selalu berakhir dengan diputuskannya hubungan tersebut oleh pihak laki-laki.

Semuanya ini menyisakan emosi negatif yang sangat intens berupa perasaan sakit hati, dendam, perasaan tidak layak, tidak berharga, dan takut untuk menjalin hubungan kembali dengan seorang laki-laki.
Dalam sesi hipnoterapi yang memakan waktu hingga 4 jam, melalui pendekatan berbasis hipno-analisa yaitu mencari dan membereskan akar masalah atau kejadian pertama kali dialami oleh klien, ditemukanlah ISE (initial sensitizing event) di saat klien duduk di bangku sekolah kelas 4 SD.

Dengan teknik tertentu, emosi negatif yang dirasakan oleh klien berhasil dinetralkan dan dilanjut dengan rewriting history hingga klien merasa lega, senang dan nyaman.
Sebelum mengakhiri sesi terapi ini, kami lakukan penyisiran ulang apakah masih ada sesuatu yang mengganggu klien terkait dengan masalah klien yang sudah terselesaikan ini. Ternyata, masih ada sesuatu yang tidak nyaman yang klien rasakan. Dan perasaan tidak nyaman ini ditemukan di beberapa bagian tubuh klien seperti kepala, leher, perut, lutut dan pergelangan kaki. Perasaan tidak nyaman ini beberapa berupa entitas dari luar diri klien yang masuk ke dalam diri klien, baik secara alamiah maupun secara sengaja dimasukkan atau diperintahkan oleh seseorang.

Apakah entitas dari luar ini adalah makhluk halus atau roh?

Saat proses identifikasi, entitas tersebut mengaku sebagai “sesuatu” yang berasal dari luar yang masuk ke dalam diri klien, dengan berbagai tujuan tertentu. Entitas ini bisa diajak komunikasi dengan warna suara tertentu sesuai dengan karakter entitas tersebut. Ada entitas yang dengan mudah, bersedia untuk keluar dari diri klien. Tetapi ada pula entitas yang baru mau keluar dari diri klien dengan syarat tertentu. Bahkan ada entitas yang menunjukkan perlawanannya, tidak mau keluar dari diri klien meskipun sudah dilakukan negosiasi.
Kami sebagai hipnoterapis klinis, selalu memperlakukan semua entitas tersebut sebagai bagian diri (ego personality) bukanlah roh atau makhluk halus. Karena bagian diri ini tidak lain hanyalah memory yang ada di dalam diri klien.

Selanjutnya klien dibawa ke kejadian dimana entitas tersebut untuk pertama kalinya masuk ke dalam diri klien. Kejadian tersebut diproses hingga tuntas dan dilakukan rewriting history. Dan di tahap akhir perlu dilakukan pengecekan ulang guna memastikan bahwa entitas tersebut sudah benar-benar keluar atau tidak ada lagi di dalam diri klien.
Setelah semuanya selesai, klien benar-benar merasakan kelegaan yang luar biasa. Selain masalah utamanya terselesaikan, gangguan-gangguan yang selama ini dialami dan dirasakan juga bisa hilang dan tidak ada lagi.

Klien merasa senang dan bahagia. Demikian juga kami sebagai terapis, merasa jauh lebih bahagia dengan perubahan positif yang telah dialami oleh klien.

GriyaHipnoterapiMalang.com

Title: Makhluk Halus kah?
Permalink: https://gkjw.org/954-makhluk-halus-kah/
Category: Artikel