Artikel - Saya menonton The Sound of Music ketika saya kelas 1 SMA, tahun 2000. Saya membeli VCDnya di Disc Tarra, Malang, yang nempel di Gramedia Alun-alun. Kala itu, bisa masuk ke toko itu rasanya keren banget. Sekarang toko itu sudah tutup, bangkrut akhir 2015. Sudah tak ada lagi yang
-
Ibadah Pemberkatan Pernikahan Yulius Christina GKJW Jemaat Tulangbawang 29 Juni 2024
-
GKJW Feeds is collection of rss atom and last updates news about GKJW
-
Cotton Buddies Oddbods TV Full Episodes Funny Cartoons For Kids
-
Hello my friend Caterpillar LBB insect butterfly
-
i CoComelon Friends LIVE Best Kids Songs Yes Yes Playground Wheels on the Bus MORE
-
Aku Diadopsi oleh Miss Delight Petak Umpet Ekstrim
-
IBADAH MINGGU 30 JUNI 2024 GKJW JEMAAT KEDIRI
-
Aku Membangun 4 Ruang Rahasia Yang Tak Akan Pernah Kamu Temukan

2. Allah Turut Bekerja, Menolong Para Wanita Menjadi Alat-NyaAllah Turut Bekerja, Menolong Para Wanita Menjadi Alat-Nya
Renungan - Allah Turut Bekerja, Menolong Para Wanita Menjadi Alat-Nya BACAAN: Yesaya 44: 1-5; Ibrani 2: 1-9. 1. Salah satu versi “Kisah Penciptaan”; tapi tidak di Alkitab, bercerita demikian: Suatu kali setelah Sang Hyang Pencipta selesai menciptakan laki-laki, maka Tuhan istirahat. Tiba-tiba laki-laki ciptaan-Nya yang ada di hutan itu menghadap Dia, sambil

3. Saya dicap Kafir – H+10 PSBB.sbySaya dicap Kafir – H+10 PSBB.sby
Artikel - "Kutukan bahkan saya orang kafir karena bertanggung jawab atas pembangunan berhala yang terbesar di tanah air". Tulis Daoed Joesoef dalam bukunya, Borobudur warisan umat manusia. Itulah kira kira isi surat kaleng ketika Daoed Joesoef memimpin pemugaran Candi Borobudur. Cacian, hujatan sampai kutukan sering ia terima. Daoed Joesoef mengabaikan semuanya

4. AjrihAjrih
Renungan - Waosan : Yokanan 14:15-21 Tema : AJRIH Raos ajrih punika dados salah satunggal wujuding emosi ingkang paling wiwitan dipun raosaken dening manungsa. Raos ajrih lan kuwatos punika menawi boten dipun tata saged dados penyakit ingkang naminipun fobia. Sawetawis fobia ingkang asring dipun raosaken dening tiyang kathah inggih punika : ophidiofobia

5. Refleksi rumahan #28: Para PenggeledahRefleksi rumahan #28: Para Penggeledah
Renungan - Refleksi rumahan #28: Para Penggeledah Tidak banyak orang yang tugasnya menggeledah, tapi kangan tanya berapa banyak orang yang suka menggeledah. Seolah-olah menemukan barang bukti dan tangkap tangan, sebagaimana tugas aparat negara yang berprestasi menjerat koruptor adalah prestasi kehidupan. Banyak drama diciptakan untuk memperlihatkan lika-liku dan rumitnya jalan penggeledahan seseorang pada

6. Selasa Hitam – H+1 PSBB.sbySelasa Hitam – H+1 PSBB.sby
Artikel - Berawal hari itu, Selasa 24 Oktober 1929. Bursa saham Wall Street Amerika bergejolak. Para investor secara masif menjual 12,9 juta sahamnya. Efeknya... banyak perusahaan bangkrut, pabrik tutup. Dampaknya... PHK merajalela. Masa kelam, susah. Lalu orang mengenang dari THE BLACK TUESDAY. Karena berawal di Hari Selasa itu. Perekonomian dunia saat itu

7. Semua ber-ikhtiar – H+3 PSBB.sbySemua ber-ikhtiar – H+3 PSBB.sby
Artikel - Pemerintah Hindia Belanda telah melakukan usaha mengatasi pandemi flu Spanyol ini. Virus flu semakin ganas sedang obat dan vaksin belum ada. Di tengah kegalauan, ikhtiar di seluruh negeri pun muncul. Dengan harapan yang sama, pagebluk ini cepat pergi. Tahun 1919, di sebuah laboratorium kedokteran Batavia. Kabar baik muncul. Mereka mengklaim

8. Teka Teki Silang – TTSTeka Teki Silang – TTS
Renungan - Bacaan : YOHANES 13: 1-20 Tema : Teka Teki Silang - TTS Ibu/bapak/saudara yang dikasihi Tuhan, Setiap kita tentu pernah menghadapi permasalahan hidup yang datangnya bertubi-tubi serentak. Sampai ada pepatah mengatakan sudah jatuh tertimpa tangga. Menghadapi masalah yang demikian tentu mendatangkan kerepotan bahkan sampai kebingungan untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut karena semuanya

9. Merdeka?Merdeka?
Artikel - Berbicara tentang agama dan kehidupan beragama di Indonesia memang tak akan pernah ada habisnya. Sudah saatnya ketika berbicara tentang agama, kita memakai kacamata yang berbeda dari yang selama ini kita pakai, dengan kata lain, melihatnya haruslah dari berbagai sudut pandang. “The Meaning and The End of Religion” karya

10. Refleksi Rumahan #27: Kakang Kawah Adhi Ari-ariRefleksi Rumahan #27: Kakang Kawah Adhi Ari-ari
Renungan - Refleksi Rumahan #27: Kakang Kawah Adhi Ari-ari Ada aku yang lain dalam tiap kehadiran manusia, begitulah setidaknya tradisi kearifan yang hidup mengalir dalam darahku. Bahwa yang disebut 'aku' itu tidak pernah benar-benar sendiri. Dia hadir di dunia bersama aku bawaan, aku pemberian, dan aku pendahulu. Sulit membayangkan mengenai hal itu
