Bisnis itu Mulia? Betul!!



Bisnis itu Mulia? Betul!! GKJW

Banyak orang Kristen terutama warga GKJW tidak tertarik dalam dunia bisnis.
Kenapa? Menu dirut mereka, bisnis itu dosa!
Kalau ditanya lagi, "kenapa dosa?" Pasti akan menjawab dengan segala argumen, sebagai pembenaran.
Tetapi, bagi saya, BISNIS ITU MULIA! Betul, bisnis itu mulia. Jangan Ragu, jangan bimbang untuk memulai berbisnis. Ayo, etalase online produk UMKM warga GKJW embeumkm.com menunggu. Sebab Bisnis itu Mulia.

Mengapa sebagian warga GKJW menganggap sebaliknya? Tentu ini dilatar belakangi sejarah perjalanan kehidupan bergereja dan bermasyarakat pada saat itu.

Begini ceritanya
Pada jaman dahulu, nenek moyang GKJW itu tidak mengajarkan cara berbisnis yang baik. Bahkan sampai saat ini.
Mengapa? Pada jaman penjajah, masyarakat dibagi dalam tiga kelas sekaligus pekerjaannya.
√ kelas atas : orang Eropa, termasuk penjajah Belanda. Pekerjaan sebagai Tuan/ pemimpin di semua sektor.
√ kelas menengah: orang Asia (Cina, dll). Pekerjaan sebagai pedagang
√ kelas bawah : orang pribumi, termasuk nenek moyang GKJW. Pekerjaan sebagai petani/ buruh tani.

Untuk memenuhi kebutuhan baik untuk sehari-hari maupun untuk kepentingan lebih besar, Penjajah (Belanda – kelas atas) memakai kelas menengah sebagai pedagang. Dan dalam menjalankan proses perdagangan, mereka (para pedagang) dengan didukung penjajah bertindak tidak jujur, bohong, menindas, memeras. Sikap yg demikian di kategorikan sebagai DOSA.

Dengan melihat para pedagang (kelas menengah dan didukung penjajah) berlaku tidak adil itu; nenek moyang GKJW tidak mengajarkan tentang bisnis. Sebab dalam pikiran mereka, bisnis seperti itu dosa… Lihatlah para pedagang berbuat seperti itu. Namun, Sebenarnya orang pribumi tidak boleh berdagang ini lebih pada nuansa politik saja, supaya orang pribumi tetap miskin dan tidak punya modal untuk melawan penjajah. Mereka tetap menjadi petani yang miskin.

Orang Kristen sendiri, yang telah menjadi kaya juga bersikap tidak adil. Petani miskin pinjam uang untuk pertanian, ketika panen juga dibeli dengan harga MURAH. Dan ini tetap terjadi sampai saat ini.

Dan orang pribumi yang berpendidikan tinggi diberi pekerjaan sebagai guru, tenaga kesehatan, TNI & Polri, serta PNS. Sehingga semua tetap tergantung pada penjajah.

Kondisi masa lalu inilah, yang mewarnai pemahaman dan tindakan pada saat ini.

Sebenarnya, bisnis itu BUKAN DOSA, bisnis itu baik, "bisnis itu mulia* jika dilandasi oleh Kasih Allah. Keluarga Yakub yang tinggal di Kanaan mengalami kelaparan yang hebat. Mereka harus pergi ke Mesir untuk membeli bahan makanan. "… belilah gandum disana untuk kita, supaya kita tetap hidup dan jangan mati" (Kejadian 42:2).

√ Bisnis itu MULIA sebab kita bisa dipakai Allah menolong orang yang membutuhkan demi melanjutkan kehidupan. Coba bayangkan, seandainya di Mesir tidak ada bisnis jual & beli gandum, maka KELUARGA BESAR Yakub akan mati kelaparan. Dengan adanya jual & beli gandum ini, Keluarga Yakub tertolong.

√ Bisnis itu mulia, sebab kita bisa mengasihi sesama, dengan memenuhi apa yang mereka butuhkan. Kita mengasihi sesama sebab segala sesuatu yang kita terapkan kepada pembeli harus kita terapkan pada diri sendiri. Tidak ada yang merasa dirugikan.

√ Karena Bisnis yang Mulia. Maka bagi Bapak, Ibu dan Saudara warga GKJW dimanapun berada mari kita mulai berbisnis. Jangan ragu dan jangan lupa mempromosikan produk Bapak & Ibu melalui embeumkm.com sebagai ETALASE ONLINE UMKM warga GKJW. Kami tunggu ya.

Tuhan memberkati kita.

Mutersari Jombang,
Pdt. Teguh Setyoadi
Pokja PEW GKJW bersama komunitas UMKM warga GKJW.
embeumkm.com

Title: Bisnis itu Mulia? Betul!!
Permalink: https://gkjw.org/576-bisnis-itu-mulia-betul
Category: Bineka